Presiden Perlu Tunjukan Sikap Kenegarawan tentang Kasus Pelanggaran HAM




Berita Metropolitan – Mantan Ketua Komisi Nasional untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Usman Hamid menilai bahwa Presiden Jokowi harus menunjukan sikap kenegarawannya, yakni terkait dengan masalah pelanggaran HAM berat masa lalu.




“Mengenai penyelsaian masalah pelanggaran HAM berat masa lalu ini perlu sikap kenegarawan Presiden Jokowi,” kata Usman saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/10/2016).


Usman juga mengatakan bahwa Negara perlu melakukan langkah-langkah konkret, untuk menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu, yang sampai saat ini belum juga kunjung tuntas.


Baca juga : Presiden Harus Sembuhkan Korban Pelanggaran HAM


Langkah pertama menurutnya, Negara harus minta maaf melalui Presiden kepada para korban pelanggran HAM berat masa lalu. Sikap ini pun dikatakan Usman sama seperti yang dilakukan Presiden Chile Patricio Aylwin Azocar yang meminta maaf kepada rakyat atas kekejaman rezim Jenderal Augusto Pinochet.


“Langkah pertama Negara melalui Presiden Jokowi harus meminta maaf kepada keluarga korban pelanggaran HAM berat masa lalu,seperti presiden chili yang meminta maaf terkait pelanggaran HAM berat masa lalu,” ucapnya.


Selain itu,Mantan ketua Kontras tersebut juga menegaskan langkah kedua dalam penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu dengan melakukan cara Hukum Yudisial maupun non Yudisial.


“Kedua perlu langkah-langkah hukum yudisial maupun non yudisial,” tandasnya. [ian]






0 Response to "Presiden Perlu Tunjukan Sikap Kenegarawan tentang Kasus Pelanggaran HAM"

Posting Komentar