Boby Mahasiswa Rasis Dari UI Menyesal Bikin Surat Pernyataan Minta Maaf Lantaran Ini




Foto: ahmad ziaul Fitrahudin/detikcom (Boby dan temannta Ricky Ketum Gema Pembebasan)



Media Online Antara – Boby Febri Mahasiswa Magister Ilmu Keperawatan UI ini tengah diperbincangkan karena video menolak Ahok yang dinilai SARA. Lalu kemudian muncul ucapan permintaan maaf di atas materai.

Ditemani rekannya Ketua Umum Gema Pembebasan Ricky Fattamazaya, Boby bersedia di wawancara di Sekretariat Gema UI di Jalan Kecapi no. 27, Depok, Jawa Barat, Kamis (8/9/16) malam.


Dalam perbincangan Boby tampak antusias menjelaskan soal video yang dia buat terkait penolakan atas Ahok. Boby yang ber-KTP Sumenep Madura ini mengaku membuat video sebagai bagian dari dakwah. Dia juga sengaja memakai jaket UI dengan latar gedung rektorat saat video diambil beberapa waktu lalu.


“Karena saya merasa bangga memakai almamater UI dan saya sebagai mahasiswa UI. Tapi saya bukan mengatasnamakan UI. Karena saya dengan jelas saya adalah aktivis. Dan saya pahami itu baik, baik juga untuk UI,” tegas dia.


Boby kemudian mengaku menyesal membuat surat pernyataan di atas materai. Dia terpaksa menandatangani karena kasihan dengan dosennya.


“Setelah menandatangani saya ada penyesalan. Saya waktu itu juga merasa kelelahan artinya saya juga merasa kasihan kepada dosen saya. Dari mereka ada tekanan dari atas mereka, akhirnya saya menandatangani surat itu,” terang Boby sambil mengusap wajahnya.


Soal pertemuan yang berujung dengan surat permintaan maaf itu, Boby mengaku dia dipanggil pembimbing akademiknya. Kemudian dia dipanggil guru besar dan wakil dekan.


“Di sana saya menjelaskan seperti apa, alasannya seperti apa, motifnya seperti apa. Di mana mereka mengajukan tuntutan karena berbau SARA dan menggunakan atribut UI. Memakai jas UI menurut saya adalah hak saya dan kita sebagai mahasiswa tujuan yang buruk itu adalah tujuan yang baik. Saya sangat sayangkan dan saya sangat menyesali sikap mereka,” tegas dia.


Boby Mahasiswa UI: Harusnya Ahok Nggak Bilang Saya Mesti Dipecat!


Boby Febri kini sudah santai. Diajak berbincang dia tertawa dan terlihat bersemangat. Beberapa hari lalu, saat videonya viral soal penolakan Ahok, Boby sulit ditemui. Malahan keluar surat permintaan maafnya karena memakai jaket almamater UI dan mengambil latar video gedung rektorat.


Dalam videonya, Boby menolak Ahok yang disebutnya kafir. Ucapan Boby ini dituding SARA. Hingga Boby dipanggil pihak UI dan keluar surat di atas materai. Basuki T Purnama atau Ahok juga berkomentar yang meminta agar Boby dikeluarkan dari UI.


Apa kata Boby soal ini? 


“Seharusnya dia tidak bilang begitu, karena tidak punya kapabilitas. Apalagi statusnya sebagai suatu pemimpin. Pemimpin kan dicontoh. Bagaimana mungkin seorang mahasiswa melihat pemimpin seperti itu,” jelas Mahasiswa Magister Keperawatan yang ditemui di kampus Gema Pembebasan di Depok, Jumat (9/9/2016).


Boby juga memberi tanggapan saat diminta Ahok agar ke Timur Tengah.


“Sekalian haji boleh,” jelas pria ber-KTP Sumenep ini.


Menurut dia, apa yang dilakukannya dengan video itu karena dakwah. Dia hanya memberi imbauan kepada umat Islam.


“Terkait konten SARA, justru banyak orang yang membungkam suara saya. justru itu SARA mengandung diskriminasi terhadap saya. Memang dalam Islam dalam Al-Quran melarang memilih pemimpin yang kafir. Padahal kafir itu adalah bahasa Al-Quran. Dari siapapun juga dia melarang, berarti dia melarang untuk melaksanakan nilai-nilai yang dia yakini yang ada dalam Al-Quran,” tutup dia.


sumber: detik.com



Source link



0 Response to "Boby Mahasiswa Rasis Dari UI Menyesal Bikin Surat Pernyataan Minta Maaf Lantaran Ini"

Posting Komentar