Mirip Bocah SMP Tauran, Ratna Ancam bawa Ribuan Orang Jegal Pendaftaran Ahok




Berita Metropolitan – Aktivis, Ratna Sarumpaet menlontarkan ancaman bakal menggeruduk KPUD DKI Jakarta pada waktu pendaftaran Gubernur Ahok.


Ratna mengatakan bahwa ribuan orang bakal ikut serta di dalam rombongan yang bakal dibawanya ke kantor KPU DKI Jakarta itu.


“Kami akan longmarch ke KPUD, kami sepakat menolak karena dia (Ahok) enggak boleh maju (di Pilkada DKI),” terang Ratna dikutip Berita Metropolitan.


Meme Ratna Sarumpaet.

Meme Ratna Sarumpaet.

Ratna menjelaskan bahwa ribuan orang itu sudah menyatakan kesiapannya untuk bisa turun ke jalan supaya bisa menggagalkan pendaftaran Ahok.



“Sampai kemarin katanya 1.500, tapi belum pasti, makanya saya bilang sekitar itu,” jelasnya.


PDI Perjuangan Resmi usung Ahok-Djarot



PDI Perjuangan diketahui sudah resmi mendeklarasikan pasangan Ahok beserta dengan wakilnya Djarot Saiful Hidayat untuk bisa maju di Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang.


Menurut rencana, Ahok dan Djarot bakal mendaftarkan diri ke KPU DKI Jakarta didampingi langsung oleh Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.



Dengan bergabungnya PDI Perjuangan, Ahok mendapatkan dukungna dari 4 parpol yaitu diantaranya juga ada NasDem, Hanura dan Golkar yang memang sudah mendukung sebelumnya.


Ahok live streaming.

Ahok live streaming.

Seakan tidak peduli dengan ancaman dari Ratna Sarumpaet, Gubernur Ahok malah asyik live streaming di facebook.


Menurut pantauan Berita Metropolitan, video yang disiarkan oleh Ahok itu ditonton lebih dari 11 ribu orang dan dibagikan ribuan kali.


Ahok dan Djarot terlihat naik bus bersama dengan tim rombongan dari Balai Kota ke kantor KPU DKI Jakarta.


Keduanya terlihat serasi dengan kemeja kotak-kotak yang berwarna merah, putih dan biru. Sepanjang perjalanan itu, Ahok dan Djarot sempat berdiskusi tentang pembangunan trotoar di Kota Jakarta.


 


Penulis: Yeyen





Source link



0 Response to "Mirip Bocah SMP Tauran, Ratna Ancam bawa Ribuan Orang Jegal Pendaftaran Ahok"

Posting Komentar