Berita Metropolitan – Seperti dugaan, pendaftaran untuk pencalonan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat sebagai cagub dan cawagub DKI Jakarta diwarnai dengan aksi penolakan.
Tetapi, mereka datang terlambat karena Ahok dan Djarot sudah menyelesaikan proses pendaftaran dan sudah meninggalkan kantor KPUD.
Jumlahnya pun tidak banyak, mereka hanya berjumlah beberapa orang saja dengan membawa spanduk serta alat pengeras suara untuk bisa menyuarakan orasi.
Demonstrasi tolak Ahok.
Mereka menyampaikan aspirasi mereka kalau menolak terhadap pencalonan Ahok karena dianggap sebagai tukang gusur.
“Dengan tegas kami menolak calon gubernur DKI Jakarta, yang kerjaannya tukang gusur, menindas kaum miskin kota. Yang bicaranya kasar dan tak berpihak pada kaum buruh,” ucap salah seorang orator.
Kantor KPUD DKI Jakarta sendiri terlihat masih dijaga oleh petugas kepolisian dari Korps Brimob dan juga dari Sabhara Polres Jakpus.
Sebelumnya, Ratna mengatakan bahwa ribuan orang bakal ikut serta di dalam rombongan yang bakal dibawanya ke kantor KPU DKI Jakarta itu.
“Kami akan longmarch ke KPUD, kami sepakat menolak karena dia (Ahok) enggak boleh maju (di Pilkada DKI),” terang Ratna dikutip Berita Metropolitan.

Meme Ratna Sarumpaet.
Ratna menjelaskan bahwa ribuan orang itu sudah menyatakan kesiapannya untuk bisa turun ke jalan supaya bisa menggagalkan pendaftaran Ahok.
“Sampai kemarin katanya 1.500, tapi belum pasti, makanya saya bilang sekitar itu,” jelasnya.
Penulis: Sinta Yulianti
Source link
0 Response to "Janji Ribuan Orang Jegal Pendaftaran Ahok, Kenyataannya hanya Puluhan orang saja yang Datang"
Posting Komentar