Media Online Antara – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang tak dapat dipungkiri lagi bakal menjadi yang terheboh dan meriah sekali diantara Pilkada lain, bisa dirasakan atmosfir yang begitu bergejolak dari sebelum pemilihan tersebut dimulai.
Dari mulai naiknya Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Gubernur DKI hingga akan berakhir masa jabatannya, Ahok selalu saja diserang dengan berbagai alasan karena ketidaksukaan para lawan politiknya.
Berbagai aksi dan kericuhan menjelang Pilkada mulai memuncak beberapa waktu lalu sebelum pendaftaran bagi calon pasangan gubernur dibuka, pasalnya para relawan Anti Ahok dan barisan tolak Ahok yang begitu antusias untuk menggulingkan Ahok dan menjegal Ahok agar tidak dapat mencalonkan diri sebagai calon gubernur lagi.
![]() |
| Basuki Tjahaja Purnama |
Beberapa aksi diantaranya seperti yang dirangkum oleh rahasiakan.com ini.
– Forum Rt/Rw se-DKI tolak Ahok
Aksi tolak Ahok yang di suarakan oleh forum Rt/Rw sepertinya bermula dari ketentuan Ahok yang dianggap telah memutasi kewenangan Rt/Rw soal laporan melalui aplikasi Qlue. Bahkan mereka sempat menyebutkan akan mengumpulkan 3 juta ktp untuk menolak kepemimpinan Ahok yang mereka anggap arogan.
![]() |
| Ilustrasi aksi Rt/Rw tolak Ahok |
Padahal aplikasi Qlue sangat besar manfaatnya bagi masyarakat, karena aplikasi tersebut adalah aplikasi yang sengaja dibuat oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebagai sarana pengaduan masyarakat secara cepat.
Lantas apakah yang membuat para Rt/Rw tersebut begitu berang dengan keputusan Ahok, apa karena tidak suka dengan Ahok? atau jangan-jangan ada suatu hal yang dapat mengganggu urusan pribadi mereka? hanya merekalah yang tau.
– Pembentukan Amjas oleh Ahmad Dhani si biang kerok
Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan atau Amjas adalah kelompok bentukan musisi Ahmad Dhani yang dikenal sangat membenci Ahok, sikap benci Dhani pada Ahok tersebut belakangan diketahui sejak pilpres 2014 lalu yang mana Dhani merasa kesal karena Ahok menolak untuk menjadi juru kampanye Prabowo.
![]() |
| Ahmad Dhani cs bentuk Amjas |
Sedangkan Amjas tersebut dibentuk untuk menghadang segala hal yang berkaitan dengan Ahok.
Apakah aliansi masyarakat sebesar itu hanya digunakan untuk kepentingan pribadi semata? alangkah baiknya jika digunaan untuk membantu Gubernur membangun agar wilayah Jakarta lebih baik lagi, bukannya ikut-ikutan dengan musisi yang dipenuhi ambisi untuk jadi pemimpin tersebut. Buktinya sekarang jadi apa si musisi? hanya masyarakatlah yang dapat menilai.
– Sang Kutu Loncat Penebar kebencian
Aktivis kemanusiaan Ratna Sarumpaet akhir-akhir ini kerap kali bermanuver-manuver ganas terhadap Ahok, dari pantauan rahasiakan.com awal mulanya Ratna adalah pendukung Ahok dan memusuhi FPI, namun hal tersebut berubah drastis bagaikan kutu loncat yang suka pindah kesana kemari. Entah apa sebabnya. Karena belum ada kepastian karena apa Ratna berbalik menyerang Ahok secara membabi buta.
![]() |
| Ratna Sarumpaet |
Ada yang menjawab karena cintanya ditolak Ahok, adapula yang menjawab karena dilupakan begitu saja pengorbanannya, semua hanya Ratna lah yang tau.
Lepas dari hal tersebut, kemunculan Ratna semakin sering terjadi di setiap ada pergerakan dari Pemprov DKI, mau itu penggusuran ataupun persoalan mengenai keadaan Ibu Kota yang berkaitan dengan Ahok selalu salah dimata Ratna.
Aksi Ratna selama ini menurut rahasiakan.com seperti slogan Yam*ha yang semakin didepan, karena setiap ada penggusuran muka Ratna pasti selalu berada didepan media dan petugas-petugas yang sedang menjalankan tugas, mengapa demikian? ini masih menjadi misteri mak erot.
– Sang Penerjun Bebas yang bermodal Bacot
Siapa sih yang tak kenal dengan politisi Gerindra partai besutan Prabowo Subianto yang batal terjun dari monas? yap Habiburokhman namanya, beberapa waktu lalu menurut pantauan rahasiakan.com Habiburokhman sempat berjanji akan terjun dari atas monas apabila relawan Ahok yaitu Teman Ahok berhasil mengumpulkan KTP untuk mendukung Ahok.
![]() |
| Habiburokhman |
“12) Saya berani terjun bebas dari Puncak Monas kalau KTP dukung Ahok beneran cukup untuk nyalon. #KTPdukungAhokcumaomdo???” tulis Habiburokhman di akun twitternya, seperti itulah cuitan Habiburokhman saat dikutip rahasiakan.com yang akan selalu membekas di pikiran masyarakat.
Namun, ketika dipertanyakan oleh wartawan terkait penerjunannya dari Monas, Habiburohman malah emosi dan bernada ketus, “Apa yang ada di Twitter saya, Anda baca aja. Sudah baca belum? Dari (media) mana sih, bolak-balik itu terus,” kata Habiburokhman.
Aneh bukan apabila menyalahkan awak media yang memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan dirinya, kecuali media bertanya padanya soal burung yang tak bersayap, barulah Habiburokhman marah-marah. Salam penerjun bebas.
Begitulah para biang kerok yang tergila-gila pada Ahok tapi melalui jalur yang dapat dikatakan salah, terlalu berambisi untuk menjegal langkah Ahok yang mereka pastikan salah, apakah mereka tidak berpikir apa yang mereka lakukan hanya dapat merugikan diri sendiri dan membuat malu mereka juga? tapi sih menurut rahasiakan.com mereka memang tidak punya malu lagi atau urat malunya sudah putus kali ya, he.he.he.
Hargailah para pejabat yang tengah memimpin dan bantulah mereka dalam membangun sistem yang lebih baik agar kenyamanan dan keamanan tercipta untuk masyarakat. Jangan melakukan tindakan dengan beralasan ini itu yang dapat merugikan orang banyak.
Penulis: Dio herlambang
loading…





0 Response to "Inilah 4 aksi Brutal tak berpendidikan yang ditujukan ke Ahok sebelum Pilkada DKI, kalian Wajib tau!!"
Posting Komentar