
Pimbie.com – Banyak yang berpikir geger kasus Arcandra Tahar sampai diberhentikannya seperti yang terlihat di permukaan. Padahal tidak seperti itu. Dalam kasus Arcandra Tahar ini Presiden Jokowi ditekan habis-habisan dari segala penjuru mata angin. Mulai dari JK, Teuku Umar hingga partai-partai.
Puncaknya adalah terbongkarnya status kewarganegaraan Arcandra Tahar. Tapi persoalan awalnya bukanlah itu. Awal persoalan muncul ketika Arcandra Tahar minta KPK masuk full ke kementrian ESDM dan bongkar semua kebobrokan disana. Itulah mengapa Arcandra Tahar merupakan satu-satunya menteri yang langsung mengunjungi KPK sesaat setelah dilantik.
Kepada media Arcandra mengaku berkunjung ke KPK hanya mau berkenalan saja. Tapi ada pembicaraan serius disini. Dan pembicaraan yg di utarakan saat itu adalah tentang audit. Arcandra Tahar ingin kementrian ESDM akuntable. Sayangnya salah satu pimpinan yg masih dianggap pro ke MG membocorkan hasil pertemuan ini. Bahwa menteri minta dibongkar semua soal mafia migas.
Masih ingatkah dulu awal Pemerintahan Jokowi ada yang gembar -gembor masalah impor minyak murah dari Senegal? Itu proyek yang gagal total yang dilindungi di era Sudirman Said di petieskan. Ini salah satu yang akan dibongkar Arcandra dan KPK.
Begitu juga dokumen Petral dan masalahh SKK Migas, dokumen-dokumen Arcandra sudah lengkap dan siap diserahkan ke KPK. Mk semua pihak jadi gerah oleh Arcandra ini. Arcandra berbeda dengan Sudirman Said yang seolah galak pada satu pihak tapi membela kepentingan pihak lain.
Maka besok malamnya langsung ada pertemuan di TU. Semua orang mengira pertemuan dalam rangka pilgub DKI. Padahal bukan. SP, JK, MG , dan utusan ARB semua kumpul bersatu dalam kepentingan yang sama untuk membahas ancaman dari menteri ESDM baru ini.
Maka dicarilah celah. Ada pepatah: “Jika kamu bukan seorang malaikat jangan sok bersih, sebab kelemahanmu sendiri pasti akan dibongkar”. Dan.. Bingo!
Ketemulah celah kasus paspor ini. Selanjutnya kita bisa lihat Presiden Jokowi ditekan dari segala penjuru mata angin terkait kasus kewarganegaraan Arcandra ini.
Bahkan para pembantu dan orang dekatnya ikut menekan dengan cara tidak langsung. Awalnya skenario yang disepakati untuk meredam kasus ini adalah menonjolkan Arcandra masih warga negara Indonesia. Sambil sebisa mungkin tidak mengakui secara langsung Arcandra pernah menjadi warga negara Amerika.
Namun akibat kepentingan yang tumpang tindih mk beberapa petinggi mulai seolah membela Arcandra seraya mengkonfirmasi kebenaran masalah paspor. Contohnya Yasonna Laoly yg kesannya membela Arcandra. Tapi kita tahu beliau lebih loyal kemana?
Begitu juga pernyataan Wiranto yangg justru mengkonfirmasi kebenaran tuduhan terhadap Arcandra. Tak ketinggalan dengan Pak JK yang ikut menekan Presiden. Kita tahu Sudirman Said adalah menterinya JK. Masalahnya kesalahan status kewarganegaraan Arcandra Tahar ini memang fatal.
Sepintar apapun dia, sebaik apapun niatnya tetap saja kesalahan perihal status kewarganegaraan ini fatal. Dan aturan tetaplah aturan. Maka presiden Jokowi tak diberi pilihan lain selain memberhentikan Arcandra sebagai menteri ESDM.
Sebab jika tidak maka bukan mustahil masalah kewarganegaraan Arcandra ini jadi bumerang bagi pemerintahan Jokowi. Demikian sekilas info dibalik kasus Arcandra. Masalah kewarganegaraannya itu adalah akibat, bukan sebab.
Sebabnya adalah karena Arcandra terlalu pede mau membongkar kasus di ESDM. Akibatnya, muncul kasus kewarganegaraannya. Tapi sekali lagi, aturan tetaplah aturan. Kita tak boleh patuh pada aturan yang hanya menguntungkan kita saja. Sekian kultwit kami. Semoga mencerahkan dan menambah wawasan kita semua. Terimakasih.
Source link
0 Response to "Arcandra Tahar "Di Lengserkan" Oleh Skenario Para Mafia Migas Dan Elite Politik"
Posting Komentar