Jakarta, Berita Metropolitan – Jumlah kecelakaan lalu lintas selama arus mudik mengalami penurunan. Berdasarkan data Korlantas, jumlah kecelakaan lalu lintas pada H-12 sampai H+2 pada 7 Juli 2016 sebanyak 2.998 kecelakaan.

Sedangkan pada periode sama tahun lalu sebanyak 4.331 kecelakaan terjadi.
“Sehingga terjadi penurunan sebesar 31 persen,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hemi Pamuraharjo, Jumat (8/7).
Berkurangnya angka kecelakaan selama mudik, juga berpengaruh pada jumlah korban jiwa. Di mana jumlah korban meninggal dunia pada 2016 sebanyak 575 orang. Sementara pada periode 2015 sebanyak 876.
Terkait video SBY itu yang ikut mengkritik tentang korban mudik dan ‘sok’ mengajarkan tips – tips dan arahan – arahan mari kita berkaca dulu pada data, biar hitungannya jelas dan pasti. Berikut ini data korban meninggal selama beberapa tahun terakhir.
2004: 429 orang
2005: 798 orang
2006: 437 orang
2007: 798 orang
2008: 548 orang
2009: 598 orang
2010: 705 orang
2011: 990 orang
2012: 757 orang
2013: 686 orang
2014: 714 orang
2015: 876 orang.
2016: 575 orang.
Total Meninggal Era SBY : 7.460
Total Meninggal Era Jokowi : 1.451
Dibandingkan korban mudik di era Jokowi, masih lebih banyak di era SBY. Paling tinggi tahun 2011, 990 jiwa. Dan total 10 tahun SBY yang katanya berpengalaman, mengantarkan sedikitnya 7,460 nyawa saat mudik lebaran selama dirinya menjadi Presiden. Jumlah Ini belum termasuk korban mudik tahun 2004 yang luput dari data. [berbagai sumber]
Source link
0 Response to "SBY Menang Atas Jokowi Soal Korban Mudik Lebaran, Era SBY 7.460 Nyawa Melayang Saat Mudik!"
Posting Komentar